KORDANEWS – Belasan emak-emak menggelar aksi unjuk rasa dengan melintangkan kayu dan memasang portal menutup akses jalan keluar masuk kendaraan perusahaan. Sejumlah mobil truk bermuatan buah kelapa sawit milik salah satu peusahaan perkebunan di Desa Kramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, di setop warga.
Warga juga mendirikan tenda dari terpal untuk menginap secara bergantian, sehingga puluhan emak-emak ini enggan membuka portal dan tidak memperbolehkan kendaraan bermuatan buah kelapa sawit milik perusahaan melintas melewati portal yang sudah warga buat.
Warga mendesak, jika belum ada tanggapan dan kepastian dari pihak perusahaan untuk memperkerjakan mereka, warga akan tetap memportal jalan tersebut, hingga mendapat jawaban dari perusahaan, ujar Misa, salah satu pengunjuk rasa.
Camat Sungai Keruh Edi Heryanto, dan jajaran Polres Musi Banyuasin dan Polsek Jirak, bersama Babinsa Kodim 0401, berusaha meredam amarah warga. Setelah mendengarkan keluhan para emak-emak yang berunjuk rasa, hingga dilakukan mediasi antara perusahaan dan warga, jelas Edi.
Aksi emak-emak ini bentuk kekecewaan kepada pihak perusahaan yang telah merekrut puluhan pekerja dari luar propinsi, sedangkan warga setempat jadi penonton. Warga juga keluhkan akses jalan desa hancur akibat lalu lalang mobil bermuatan buah sawit perusahaan.













