Dijelaskannya, perusahaan yang bongkar muat yang mengerjakan angkutan beras impor dari Vietnam ini hanya satu perusahaan saja biasanya banyak lebih dari satu.
“Ini bagaimana proses dan mekanisme tender yang ada di bulog kok cuma satu perusahaan saja yang mengerjakannya,”katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Ahmad Rizali ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui jumlah beras impor dari Vietnam yang diimpor oleh bulog dan menyarankan wartawan menanyakan langsung ke Bulog karena itu merupakan program nasional.
“Semestinya kita mengetahui karena tidak dilapori oleh bulog kalau tidak tahu gimana coba tanyakan langsung ke Bulog nya karena itu program nasional kita tidak ikut,”katanya.
Editor : Admin.













