Sumsel

Herman Deru Sampaikan Peningkatan Aset dan Penurunan Kewajiban/Utang Pemprov

×

Herman Deru Sampaikan Peningkatan Aset dan Penurunan Kewajiban/Utang Pemprov

Share this article

4.Pendapatan Diterima Dimuka sebesar Rp3,11 miliar (tiga koma satu satu miliar rupiah) merupakan pendapatan retribusi yang telah diterima tetapi belum menjadi hak tahun 2022;

5.Utang belanja sebesar Rp758,12 miliar (tujuh ratus lima puluh delapan koma satu dua miliar rupiah) merupakan utang belanja barang dan jasa, belanja hibah, dan belanja transfer yang belum dibayar sampai akhir tahun 2022;

6.Utang Jangka Pendek Lainnya sebesar Rp67,8 miliar (enam puluh tujuh koma delapan miliar rupiah) merupakan utang Belanja Modal yang belum dibayar sampai dengan tahun anggaran berakhir;

Sedangkan terhadap realisasi APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022 dapat dijelaskan bahwa realisasi pendapatan sebesar Rp10,03 triliun (sepuluh koma nol tiga triliun rupiah) atau 94,35% dari anggaran sebesar Rp10,63 triliun (sepuluh koma enam tiga triliun rupiah), yang terdiri atas:

1.Pendapatan Asli Daerah (PAD), terealisasi sebesar Rp4,93 triliun (empat koma sembilan tiga triliun rupiah) atau 91,63% dari anggaran sebesar Rp5,38 triliun (lima koma tiga delapan triliun rupiah).

2.Pendapatan Transfer, terealisasi sebesar Rp5,09 triliun (lima koma nol sembilan triliun rupiah) atau 97,88% dari anggaran sebesar Rp5,2 triliun (lima koma dua triliun rupiah).

3.Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, terealisasi Rp15,9 miliar (lima belas koma sembilan miliar rupiah) atau 40,68% dari anggaran sebesar Rp39,09 miliar (tiga puluh sembilan koma nol sembilan miliar rupiah).

Sementara itu dari sisi belanja, realisasi Tahun 2022 adalah sebesar Rp9,66 triliun (sembilan koma enam enam triliun rupiah) atau 92,70% dari yang direncanakan sebesar Rp10,42 triliun (sepuluh koma empat dua triliun rupiah), Lebih jauh Gubernur Herman Deru juga menjelaskan bahwa untuk penerimaan pembiayaan, terealisasi sebesar Rp151,89 miliar (seratus lima puluh satu koma delapan sembilan miliar rupiah) atau 99,97% dari anggarannya sebesar Rp151,94 miliar (seratus lima puluh satu koma sembilan empat miliar rupiah), dan terakhir untuk pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp202,3 miliar (dua ratus dua koma tiga miliar rupiah) atau 56,19% dari anggarannya sebesar Rp360 miliar.

Menurut Gubernur Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pembangunan sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan untuk Tahun 2022.

Upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, terutama dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, pemanfaatan aset milik Pemerintah, dan pengembangan jasa layanan melalui Badan Layanan Umum Daerah terus   dilakukan untuk mendanai pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *