HeadlinePeristiwa

Warga Oi Kian Resah Imbas Limbah Pabrik Singkong Cemari Sungai

×

Warga Oi Kian Resah Imbas Limbah Pabrik Singkong Cemari Sungai

Share this article

KORDANEWS – Warga Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir mengeluhkan banyak menemukan ikan mati di embung dan anak sungai desa. Kondisi ini, sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.

Warga menduga, pencemaran akibat limbah pabrik yang menjadi biang keladinya.

Makmun salah satu warga sekitar embung mengatakan, banyak ikan ditemukan pingsan dan mati seperti anak ikan lampam, sepat, gabus, serandang dan jenis ikan lainnya .

“Sejak beberapa hari lalu kami temukan ikan kecil kecil dan besar banyak yang mati, dan ada yang pingsan juga,” ujarnya Minggu 02 Juli 2023.

Menurut pria berusia 60 tahu itu, pingsan dan matinya ikan di embung dan anak sungai diduga karena tercemar limbah pabrik.

Soalnya air sungai kini mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Selain itu air juga berubah sedikit kekuningan dan berbusa. Hingga saat ini kondisi sungai masih belum jauh berbeda.

Makmun menyebutkan, sejak pagi tadi dia masih menemukan beberapa ikan yang mati. Dikatakannya, memang di sekitar embung dan aliran sungai terdapat pabrik pengolahan ubi kayu atau singkong.

“Air juga bau dan juga berubah, berbusa airnya sejak kemarin. Sampai tadi pagi masih ada ikan yang ditemukan mati,” terangnya.

Pantauan di lapangan, aliran anak sungai yang tercemar berada di dua desa.  Selain Desa Bakung, yang terdampak juga ada di Desa Suka Mulia.

Terpisah, Kepala Desa Bakung, Suharman mengungkapkan, memasuki musim kemarau, volume air di embung berkurang sehingga tidak mengalir.

“Sejak lima hari lalu, warga mengeluhkan air yang terindikasi (tercemar) limbah perusahaan pengolahan ubi yang ada di hulu anak sungai,” kata Kades.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *