KORDANEWS – Aksi sekelompok pelajar yang menghadang truk di jalinsum Palembang-Indralaya pada Rabu (19/7/2023) lalu, memakan korban jiwa.
Korban kecelakaan berinisial N (15 tahun) meninggal dunia setelah berdiri di tengah jalan dan menghadang truk yang melintas dari arah Palembang menuju Indralaya.
Korban menghembuskan nafas terakhir saat coba diberi pertolongan di Rumah Sakit Ar Royyan Indralaya.
Sementara kendaraan beserta truk yang menabrak korban diamankan di Mapolres Ogan Ilir guna penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Nofrizal Dwiyanto mengatakan, polisi telah memanggil para orang tua pelajar yang menghadang truk di tengah jalan.
Para pelajar diminta menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatan mereka.
Ada belasan hingga puluhan pelajar yang tergabung dalam suatu komunitas dan mereka berasal dari sejumlah daerah sekitar Ogan Ilir.
Seperti korban kecelakaan yang tewas, diketahui merupakan warga Palembang namun beredar di wilayah Ogan Ilir.
Polisi juga masih memeriksa sopir truk muatan material bangunan yang menabrak pelajar tersebut.
Pengemudi diketahui bernama Joniar (43) yang mengemudikan truk colt diesel dengan plat nomor BG 8964 G.
Pada kasus kecelakaan ini, Satlantas Polres Ogan Ilir juga memeriksa saksi-saksi untuk selanjutnya melakukan gelar perkara.
Sempat beredar di media sosial bahwa insiden tersebut merupakan tabrak lari.
Namun polisi menegaskan bahwa pengemudi truk pada saat kejadian berupaya menyelamatkan diri agar tidak dihakimi massa.
Selanjutnya pengemudi truk menyerahkan diri ke polisi dengan didampingi rekan sesama sopir.
Untuk mencegah peristiwa serupa, Satlantas Polres Ogan Ilir terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para pelajar untuk tidak menyetop kendaraan yang melaju di jalan raya.
Polisi menggelar patroli dan menemui kelompok pelajar yang berkumpul di suatu lokasi dan menyampaikan agar tak mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Editor : Admin













