Peristiwa

Festival Anak Generasi Maju Di Palembang Hadirkan Ragam Permainan Edukatif

×

Festival Anak Generasi Maju Di Palembang Hadirkan Ragam Permainan Edukatif

Share this article
KORDANEWS-Pengembangan anak usia dini yang berkualitas menjadi investasi utama agar dapat mewujudkan visi pemerintah Generasi Emas Indonesia 2045. Sebab, di usia lima tahun pertama si Kecil, pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, sosial dan emosionalnya berkembang paling pesat dan tidak akan dapat diulang kembali pada masa-masa berikutnya dalam kehidupannya. Sehingga, bila tumbuh kembang anak pada periode ini bisa maksimal, Ia akan tumbuh menjadi generasi yang maju di masa depannya.
Amir Aziz selaku Amoss Brand Manager SGM Eksplor, memaparkan SGM percaya bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk maju. Selama lebih dari 69 tahun, SGM secara konsisten berikan dukungan nutrisi bagi anak Indonesia melalui produk berkualitas.
“Si Kecil dapat mengikuti serunya  permainan stimulasi edukatif menjadi Pilot Generasi Maju melalui Area Kendali Pesawat, Area Terbang, dan Area Latihan Pilot dan juga dapat mengikuti Lomba Mewarnai yang terbagi dalam 2 kategori berdasarkan usia. Selain itu, Bunda juga dapat mendukung nutrisi si Kecil dengan rangkaian produk SGM Eksplor, mendapat bonus hadiah langsung setiap pembelian produk, kesempatan memenangkan door prize hingga double points untuk program loyalti Klub Generasi Maju. Dengan dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat, si Kecil dapat tumbuh maksimal, jadi anak Generasi Maju yang dapat berpikir cepat, berani untuk maju, memiliki fisik dan mental yang kuat,” ungkap Aziz. Minggu (27/08/23).
Dwi Cahyani Setiawan, M.Psi, Psikolog selaku Psikolog Klinis Anak dan Keluarga, menekankan pentingnya memberikan dukungan optimal bagi si Kecil di lima tahun usia pertamanya, mulai dari pemenuhan nutrisi seimbang hingga stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya secara maksimal.
“Pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, sosial dan emosional anak pada tahapan usia lima tahun pertamanya sangat kritikal dan tidak dapat terulang kembali,” paparnya. (eh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *