3. Mengurangi peradangan
Salah satu proses yang terjadi bersamaan dengan asma ialah peradangan. Hal ini terjadi karena saat Anda mengalami serangan asma, sel-sel imun terus bekerja untuk mendukung terjadinya reaksi alergi dan peradangan pada saluran pernapasan.
Untuk itu, zat antiradang dalam jahe diperlukan guna mengurangi keparahan penyakit asma. Senyawa yang bertanggung jawab sebagai antiperadangan dalam jahe merah antara lain gingerdiols, shogaol, dan proanthosianidin.
Jahe mampu mengurangi peradangan dengan menghambat pelepasan zat kimia dalam tubuh yang disebut histamin dan serotonin. Bahan herbal ini juga membantu menghambat pembentukan leukotrien dan prostaglandin sehingga peradangan tidak terjadi.
4. Mengurangi reaksi alergi
Salah satu penyebab asma ialah reaksi alergi yang terjadi dalam tubuh. Sebagai obat herbal untuk asma, jahe bekerja dengan cara mencegah suatu proses yang disebut degranulasi sel mast.
Sel mast sendiri merupakan sel yang berperan dalam memunculkan reaksi alergi. Sel ini mengandung granul (butiran) yang kaya akan senyawa histamin dan heparin. Kedua senyawa tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi pada tubuh Anda.
Senyawa dalam jahe yang terlibat dalam pencegahan reaksi alergi tersebut yaitu alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin, dan tannin.
Bagaimana cara mengonsumsi jahe untuk asma?
cara mengobati ganglion dengan jahe
Untuk mendapatkan manfaat jahe untuk asma, Anda hanya perlu menyeduhnya. Berikut cara membuat air jahe.
Kupaslah jahe, lalu cuci sampai bersih. Setelah itu, geprek kasar jahe.
Rebus jahe dalam 150 mL air sampai air rebusan berkurang sepertiganya.
Saring dan tambahkan 1 sendok makan madu. Aduk merata.
Minum air rebusan jahe dengan madu pada malam hari sebelum tidur.
Selain mengonsumsi jahe, agar asma tidak kambuh lagi sebaiknya Anda menghindari hal-hal yang menyebabkan timbulnya reaksi alergi seperti udara dingin, debu, dan bulu hewan.
Perlu diingat bahwa jahe tidak dapat menggantikan obat asma sepenuhnya. Selagi Anda masih mengonsumsi jahe untuk asma dalam batas normal, tentu saja bahan ini aman untuk tubuh.
Namun, jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter sebelum menggunakannya.
Editor : babayaga











