Peristiwa

Dugaan Malprakter Hingga Meninggalnya Bayi Berusia 3 Hari Terus Diselidiki, Orang Tua Korban Telah Jalani Pemeriksaan Polisi

×

Dugaan Malprakter Hingga Meninggalnya Bayi Berusia 3 Hari Terus Diselidiki, Orang Tua Korban Telah Jalani Pemeriksaan Polisi

Share this article

Asiah menceritakan bahwa bayinya, yang lahir pada tanggal 17 Agustus 2023, disuntik dua kali di tumit kakinya sehari setelah lahir.

“Meskipun awalnya tidak menunjukkan gejala apa pun, ia kemudian mengalami demam panas dan dilarikan ke RSUD Kayu Agung. Namun, usaha penyelamatan bayi tersebut tidak berhasil, dan ia meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Kayuagung.

Selaku Orang tua, dirinya mencoba mencari penjelasan dari bidan yang melakukan tindakan tersebut, tetapi mereka merasa tidak puas dengan alasan yang diberikan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir telah memanggil bidan yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut untuk memberikan klarifikasi.

“Tindakan tersebut terkait dengan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), sebuah program pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada bayi baru lahir,”ungkap Hendra Kudeta kepada wartawan.

Menurut Hendra, bahwa tindakan yang dilakukan bidan tersebut sesuai dengan prosedur.

“Kondisi bayinya kena aspirasi, sesak nafas, itu setelah dicek di rumah sakit oleh dokter penyakit dalam, keluarlah berbentuk cairan dan gumpalan kuning. Diduga itu dikasih (makan) pisang, itu penyebabnya sesak nafas,” pungkasnya.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengklarifikasi penyebab pasti kematian bayi tersebut dan apakah ada kelalaian medis yang terlibat.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *