KORDANEWS – sebagian wilayah di Kabupaten Ogan Ilir mulai diguyur hujan yang cukup deras, Rabu 11 Oktober 2023.
Dengan turun hujan yang membasahi Bumi Caram Seguguk selain membuat petani bergairah, dan masyarakat yang memiliki sumur sudah mengering bisa bernafas lega.
Pasalnya dengan turun hujan, sumur yang tadinya kering mulai terisi air. Tanda-tanda hujan turun mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dengan awan hitam mulai menyelimuti Kabupaten Ogan Ilir.
“Alhamdulillah hujan turun sekitar pukul 15.00 WIB, cukup deras juga, sumur di rumah mudah-mudahan terisi,” ujar kiman, warga Kuang dalam Ogan ilir.
Kiman mengaku, bahwa lebih dari satu bulan suhu udara panas tanpa hujan sedikit pun dia dan warga lain harus rasakan.
Akibatnya lahan kering kerontang, sehingga lahan pertaniannya seperti sayur mayur yang ditanam dikhawatir tidak tumbuh dengan subur, karena kekurangan air.
“Lumayanlah hujannya, lahan yang kering sebelumnya, sekarang dalam kondisi basah, sehingga tanaman sayur kami terlihat segar dibasahi hujan,” ungkapnya.
Menurutnya, sebelum hujan turun, dia hampir setiap hari mencari air untuk menyirami tananam yang belum berumur satu bulan.
“Mudah-mudahan hujan yang berlangsung hari ini dengan derasnya, akan membawa berkah masyarakat khususnya petani di Bumi Caram Seguguk.
Semoga panen yang diperkirakan akan berlangsung bulan depan nanti, akan berhasil,” harapnya.
“Sumber air ada, tapi jauh diujung desa kami ini. Kalau disedot pakai mesin tidak terjangkau, butuh selang yang panjang,” ungkapnya.
Untuk memenuhi kebutuhan air saat ini, pihaknya terpaksa menyewa mobil dan membeli beberapa tedmon untuk mengambil air yang cukup jauh tersebut.
“Ya, terpaksa, mengunjal (membawa red) air dengan mobil pickup menggunakan dua tedmon ukuran 500 liter,” terangnya.
Air ini katanya, sumber yang vital untuk tanaman cabainya. Jika tidak disiram, alamat tanamannya akan mati dan dia gagal panen.
“Paling tidak dalam sehari, satu kali kita menyiram.
Tapi, kalau hujan gak perlu jauh-jauh ambil airnya, didekat kebun kita ada sumber air, kemarau ini kering,” terangnya.
Editor : Admin.













