Sumsel

Ratu Dewa Ajak Helmi Yahya Ke Pasar 16 Pada Malam Hari

×

Ratu Dewa Ajak Helmi Yahya Ke Pasar 16 Pada Malam Hari

Share this article
KORDANEWS-Ratu Dewa PJ Walikota ajak Helmi Yahya sebagai tokoh nasional kebanggaan masyarakat “Wong Kito Galo” merayakan 1 tahun lahirnya Jenama (Brand) lokal anak muda Palembang di Pasar 16 malam hari.
Tepat satu tahun yang lalu, seorang anak muda bernama Iyan melakukan terobosan kreatif dengan membuat Coffee Shop Agam Pisan yang terletak di lantai 3 Pasar 16 Ilir Palembang.
Ratu Dewa dalam perayaan hari ulang tahun brand coffee shop ini, hadir langsung dan memberikan apresiasi kepada anak muda pelaku UMKM yang terus kreatif dan tentunya dalam mendukung kemajuan Kota Palembang.
Hal ini disampaikan dalam kesempatan waktunya mengatakan “Sebuah produk lokal dan anak muda yang memiliki kreativitas yang tinggi patut kita berikan satu apresiasi apa lagi di tengah perekonomian Kota Palembang yang semakin menggeliat di angka 5,25 persen,” ujar Ratu Dewa. Kamis malam (02/11/23)
Dirinya berharap semua pihak bisa terus mendukung pengembangan dan kemajuan UMKM di Kota Palembang yang jumlahnya lebih dari 80.600.
“Untuk itu kita harapkan semua stakeholder yang ada dan juga para pihak swasta mensuport UMKM kita, ini adalah contoh yang baik bagi UMKM lainya. Kita berikan suatu apresiasi,” paparnya.
Helmi Yahya dalam kesempatan nya membagikan beberapa tips dan trik agar UMKM bisa naik level serta pentingnya branding suatu produk.
Dikatakannya, dalam umurnya yang sudah menginjak 60 tahun, sudah banyak pengalaman yang ia lalui dan sekarang waktunya berbagi dengan anak-anak muda.
“Saya masih bergaul dengan anak-anak muda, sekarang saya sudah tua waktu nya berbagi, bimbing anak-anak muda. Saya ingin mengajak anak-anak muda agar naik kelas. Walaupun tantangan nya banyak,” ungkapnya
Menurutnya, produk yang ditawarkan harus memiliki perbedaan serta keunggulan dibandingkan produk-produk lainya dan itulah yang dinamakan brand.
“Itulah kenapa Starbucks beda, Kopi Kenangan berbeda, Kopi Janji Jiwa berbeda dengan yang lainya. Perbedaan itulah yang dicari, Jadilah berbeda (produk) dengan yang lain. Beda variasi, pelayanan, rasa. Kalau tidak beda orang akan sulit memilih,” pungkasnya. (eh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *