Headline

Ayah Tiri Di Ogan Ilir Tega Hamili Anaknya Yang Masih Di Bawah Umur, Nyaris Dihakimi Warga Saat Ini Ditahan Polisi

×

Ayah Tiri Di Ogan Ilir Tega Hamili Anaknya Yang Masih Di Bawah Umur, Nyaris Dihakimi Warga Saat Ini Ditahan Polisi

Share this article

KORDANEWS – Pelaku RD (52 tahun) warga Kecamatan Rambang Kuang, Ogan Ilir, Sumsel ditangkap polisi karena berbuat asusila ke anak tirinya hingga hamil.

Penangkapan terhadap pelaku berawal ketika polisi menerima informasi dari Camat Rambang Kuang bahwa ada siswi kelas 8 SMP yang sedang mengandung.
Polsek Muara Kuang yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rambang Kuang lalu mendatangi tempat tinggal siswi tersebut.
“Kami mendapat informasi ada seorang pelajar SMP hamil. Di saat yang sama, warga curiga dan menduga ada yang tidak beres sehingga polisi bergegas menuju lokasi,” kata Kapolsek Muara Kuang Iptu Alimin, Minggu (26/11/2023).
Menurut Alimin, berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan, siswi berinisial P (16 tahun) tersebut positif hamil.
Polisi lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi hingga didapatkan petunjuk bahwa yang menghamili P adalah ayah tirinya sendiri berinisial RD (52 tahun).
“Ternyata korban dihamili oleh ayah tirinya. Pelaku mengakui perbuatannya dan sudah kami amankan,” terang Alimin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah lima kali berbuat asusila ke korban di rumah yang ditempati keduanya.
Memanfaatkan situasi rumah yang lengang di tengah perkebunan sawit, pelaku melakukan perbuatan bejat itu tanpa sepengetahuan istrinya.
Kepada polisi, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kelapa sawit itu mengaku khilaf dan tak bermaksud menyakiti anak tirinya.
“Pelaku mengaku tidak pernah mengancam korban. Saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Alimin.
Di samping penyidikan, polisi juga berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan warga yang emosi kepada pelaku.
Demi menjaga kondusifitas di Desa, personel Bhabinkamtibmas diturunkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
“Memang waktu pelaku kami amankan, sebagian warga ada yang emosi ingin menghakimi pelaku. Namun kami berupaya agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan soal penegakan hukum percayakan pada kami,” kata Alimin.
Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *