Meningkatnya jumlah pengguna LRT juga di sokong oleh keberadaan Feeder LRT yang ada di kota Palembang. Sebanyak 7 Koridor Feeder yang tersebar bisa membawa penumpang sebanyak 5.976 rata rata perharinya.
“Dari jumlah itu, 30 persenya menaiki LRT. Artinya kedua akomodasi ini bermanfaat bagi masyarakat. Meski namanya Feeder LRT tak masalah jika penumpang itu ikut naik Feeder,” terangnya.
Saat ini, penggunaan Feeder LRT masih tak dikenakan biaya, namun Rode menjelaskan ditahun 2024 Feeder LRT akan dikenakan biaya Rp. 2000 sampai Rp 4000. “Itu hanya kisaran tarif, namun sampai saat ini masih dalam kajian,” ungkapnya
Rode sendiri menerangkan jika Koridor Feeder di Kota Palembang seharusnya ada 17 Koridor. Namun karena keterbatasan biaya, Pemkot Palembang hanya bisa membiayai 2 koridor dan DJKA 5 koridor.
“Harusnya ada 17 koridor yang bisa melayani masyarakat. Tapi karena keterbatasan biaya jadi saat ini baru ada 7,” tutupnya.













