Ardani menyebut, bahwa momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru atau Nataru, telah berdampak pada harga bahan pokok yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.
“Sudah menjadi sebuah tradisi, kalau mau Nataru itu pasti menyebabkan harga bahan pokok dimana-mana naik, tidak hanya di Kabupaten Ogan Ilir saja,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Ogan Ilir, Tapip menjelaskan, paket sembako murah yang berjumlah sedikitnya 2.100 ini dibagikan ke 19 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kecamatan Tanjung Batu.
“Masing-masing desa dan kelurahan akan mendapat 100 paket per desa atau kelurahan, semoga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” pintanya.
Satu paket sembako murah, menurut Tapip, hanya dijual dengan harga Rp 69.000. Dimana, masyarakat akan mendapatkan beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, serta gula 1 kilogram.
Editor : Admin













