Peristiwa

Warga Tolak Wacana Pemkab OI Yang Ingin Bangun Penangkaran Kera Dekat Pemukiman

×

Warga Tolak Wacana Pemkab OI Yang Ingin Bangun Penangkaran Kera Dekat Pemukiman

Share this article
KORDANEWS – Ratusan pemuda Pancasila menggelar aksi demo di halaman depan kantor Bupati Kabupaten Ogan Ilir Kompleks Perkantoran Terpadu atau KPT Tanjung Senai, Rabu 27 Desember 2023.
Pemuda Pancasila Demo di Pemkab Ogan Ilir terdiri dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila atau MPW PP Sumsel, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Ogan Ilir Ketua dan anggotanya yang menggunakan baju kebesarannya.
Aksi ini dijaga ketat ratusan anggota pengamanan, baik dari Kepolisian dan Sat Pol PP Pemkab Ogan Ilir, bahkan ada juga anggota polisi yang menggunakan pakaian biasa untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang atau MPC PP Kabupaten Ogan Ilir, Soneidi Ardiansyah menyampaikan, sehubungan dengan adanya petisi dari masyarakat kecamatan Payaraman terkait adanya wacana penangkaran kera.
“Tertanggal 5 Oktober 2023 yang telah diterima oleh Camat Kecamatan Payaraman dan Polsek Tanjung Batu pada tanggal 30 Oktober 2023 perihal Penolakan terhadap pembangunan penangkaran kera/monyet yang rencana lokasinya berada di wilayah Kelurahan Payaraman Barat,” tuturnya.
Dimana katanya, point persoalan yakni pertama terlalu dekat dengan pemukiman warga dan lembaga pendidikan. Kedua, di khawatirkan dengan adanya penangkaran kera/monyet akan menyebabkan penularan virus/penyakit.
“Ketiga, belum adanya sosialisasi, pemberitahuan, permintaan izin kepada masyarakat tentang pembangunan Monkey Farm,” katanya.
Dengan ini pihaknya dalam aksi solidaritas dengan permasalahan yang ada menuntut:
1. Mendesak Pemerintah kabupaten Ogan Ilir menghentikan aktifitas dan kegiatan pembangunan yang diduga dilakukan PT. YHY di lingkungan PT. Simians Medica di Kelurahan Payaraman Barat Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir;
2.Mendesak Aparat Kepolisisan menangkap atau menindak tegas pembobol Police Line Polres Ol di lingkungan PT. Simians Medica yang diduga dilakukan oleh Saudara Eko CS;
3. Mendesak Dinas Perizinan untuk tidak mengeluarkan izin Amdal dan Izin Usaha kepada PT. Simians Medica.
“Demikianlah surat tuntutan ini kami buat mengingat petisi yang kami serahkan pada tanggal 30 Oktober 2023 belum ditanggapi,” ungkapnya.
Atas nama Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Payaraman beserta pihak-pihak yang terkait lanjutnya, mendesak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk segera menanggapi surat tuntutan ini.
“Serta melindungi masa aksi, baik pada aksi pertama pada tanggal 30 Oktober 2023 di gerbang PT. Simians dan aksi kedua pada tanggal 27 Desember 2023. Atas perhatiannya kami ucapkan Terima Kasih,” tukasnya.
Menanggapi aksi demo Pemuda Pancasila ini, Asisten II Setda Pemkab Ogan Ilir, Thahir Ritonga mengatakan, Pemkab Ogan Ilir mengapresiasi aksi solidaritas ini.
“Kita Pemkab Ogan Ilir dan pak Bupati juga sangat membuka diri apapun aspirasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam hal ini katanya, ada 3 perizinan dasar sebagai informasi terkait hal ini yakni, izin lingkungan, izin lokasi, dan izin bangunan.
“Perlu kami klarifikasi terkait ini bukan wewenang kami, wewenangnya ada di BKSDA, kami tidak tahu prosesnya seperti apa, yang pasti proses sedang berjalan,” tuturnya.
Menurut dia, setiap permohonan izin usaha Pemkab Ogan Ilir memfasilitasi. “Terkait PT ini, sampai saat ini, pemohon belum sampai ke kita,” tegasnya.
Jika pun ada, terkait dampak yang disampaikan para aksi demo, pihaknya akan melakukan pengajian dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten dalam bidangnya.
“Terima kasih atas masukan, saran dan aspirasi, akan hadiri investor penangkar kera ini, tentang bahaya akan kita kaji secara ilmiah, kita akan bahas pada pemangku kepentingan,” tukasnya.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *