Maignan sampai harus ditenangkan oleh rekan-rekan setimnya dan sebagian pemain Udinese. Lalu, sebagian pemain Udinese yang lain coba meminta fans untuk menghentikan teriakan-teriakan pelecehan tersebut.
Untungnya, pertandingan hanya terhenti selama lima menit. Maignan setuju untuk kembali ke lapangan dan bermain. Hasil akhir pun memuaskan, Milan berhasil menang.
“Yang terjadi di babak pertama adalah, begitu saya membuat tendangan gawang pertama, saya mendengar suara-suara kera, tapi saya diam saja. Lalu, saya mendengar lagi yang kedua kalinya,” kata Maignan.
“Saya memberi tahu bangku cadangan kami dan ofisial keempat soal insiden yang terjadi. Dia lantas memberi tahu wasit yang kemudian menghentikan pertandingan.
“Saya kira kami tidak bisa bermain sepak bola dengan kondisi seperti ini, juga bukan pertama kalinya insiden semacam ini terjadi,” tandasnya.
Editor :jhon.k













