Ekonomi

Skk Migas—Prima Energy Northwest Natuna Dukung Peningkatan Investasi Industri Hulu Migas

×

Skk Migas—Prima Energy Northwest Natuna Dukung Peningkatan Investasi Industri Hulu Migas

Share this article

Konsep ini merupakan perubahan dari konsep sebelumnya yang menggunakan WHP (Well Head Platform) dan FPSO (Floating, Production, Storage, and Offloading). Tahap awal pengembangan AAL akan melibatkan pemasangan jaket platform dan pengeboran 7 (tujuh) sumur produksi horizontal untuk memproduksi minyak dari kedua lapisan (K dan G sand).

Sementara itu, CEO Prima Energy Northwest Natuna, Pieters Utomo, menegaskan bahwa PENN akan terus berkomitmen mengembangkan Lapangan Minyak AAL ini hingga mencapai produksi pada akhir tahun 2026 dengan target produksi sebesar 20.000 bopd. Tantangan dari Lapangan Minyak AAL ini adalah berupa reservoir yang unconsolidated sand dan heavy oil, sehingga memerlukan pengeboran sumur horizotal yang panjang dan lower completion well yang khusus agar bisa membatasi produksi air dan pasir.

“Kami yakin bahwa dengan menggunakan teknologi baru yang telah terbukti dari lapangan minyak berat lainnya akan berhasil untuk Lapangan AAL, ” kata dia.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas atas kolaborasinya sehingga tercapai persetujuan revisi PoD Lapangan Minyak AAL, kerjasama akan kami lanjutkan agar proyek ini berjalan lancar sesuai dengan rencana.” tambahnya.

PENN juga akan melakukan studi lebih lanjut terkait kegiatan eksplorasi terhadap prospek – prospek yang ada untuk menambah cadangan dan sumber daya di Wilayah Kerja Northwest Natuna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *