“Sebelumnya pembangunan (IPAL) sudah selesai dan kita tunggu-tunggu untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak tapi belum dilaksanakan dan inilah jadinya, Kita akan dorong terus penyelenggara membantu bersama-sama bertanggung jawab,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman wilayah Sumsel, Miarka mengakui bahwa jalan yang rusak ini akibat penggalian pembangunan proyek IPAL.
“Ini memang pekerjaan kami sebelumnya dan kami harus bertanggung jawab untuk rapi kembali, sebenarnya tahap pertama sudah dilakukan perbaikan tetapi tidak kuat menahan gerusan air jadi memang harus dibentuk jalannya,” bebernya saat diwawancarai ketika meninjau lokasi perbaikan jalan.
Dikatakannya, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki perbaikan ruas jalan terdampak penggalian, juga menyesuaikan dengan pendanaan yang ada.
“Kalo masa pemeliharaan itu sampai Desember, tapi kami tidak menunggu Desember, hari ini sudah support material agar lubangnya jangan sampai dalam nanti baru diatasnya dibeton dan diaspal. Waskita support material dan teman-teman PU Kota mensupport alat angkut dan alat berat,” pungkasnya. (eh)
Editor : Admin












