Pria yang menjabat Wakil Ketua I DPRD Ogan Ilir itu belum mengambil formulir pendaftaran bacabup di parpol lain.
Jika ingin mendorong kader pada Pilkada Ogan Ilir, PDIP hanya meraih enam kursi pada Pilcaleg belum lama ini.
Sedangkan untuk maju Pilkada lewat jalur parpol, minimal mendapatkan delapan kursi atau 20 persen dari total 40 kursi legislatif di Ogan Ilir.
Artinya PDIP harus berkoalisi dengan parpol lain yang minimal memiliki dua kursi di DPRD Kabupaten Ogan Ilir.
Merespon dirinya yang berpeluang melawan kotak kosong, Panca mengatakan kondusifitas wilayah saat Pilkada adalah hal utama.
“Harapan saya, apabila semua partai mengusung, pastinya Ogan Ilir pada saat Pilkada nanti berlangsung kondusif. Karena biasanya kalau ada lawan, ada calon lain, biasanya agak panas,” kata Panca diwawancarai terpisah.
Panca menegaskan, bukannya tak menginginkan persaingan pada Pilkada Ogan Ilir 2024.
Dirinya mengaku siap jika ada lawan yang diusung parpol lain sebagai kontestan Pilkada.
“Karena ini demokrasi. (Adanya rival pada Pilkada) mungkin ada yang tidak puas selama saya memimpin karena saya hanya manusia biasa,” ujar Panca.
“Apabila memang tidak puas dengan visi dan misi atau ada yang tidak sejalan, ya dipersilakan untuk maju menjadi bupati ataupun wakil bupati di Ogan Ilir,” imbuhnya.
Editor : Admin













