“Sudah dekat, mobil tidak bisa mengelak. Kepala bus selamat, tapi sisi bodi bus menabrak bagian belakang kontainer,” jelas Fikal.
Akibat benturan, bus terguling dan dua penumpang, yakni seorang guru dan seorang siswi, terlempar keluar hingga meninggal dunia.
Kaca depan bus pecah, dan Fikal langsung membantu mengevakuasi penumpang yang masih terjebak di dalam bus untuk dibawa ke IGD RSUD Kayuagung.
Sopir bus, yang menurut Fikal tidak mengalami luka-luka, pulang ke rumahnya. Kasatlantas Polres OKI AKP Joko Edy Santoso mengimbau sopir bus bernama Irfan untuk menyerahkan diri.
“Kami sudah mendatangi rumah sopir dan meminta keluarganya agar Irfan segera menyerahkan diri,” ungkapnya. Terkait dugaan rem blong, AKP Joko Edy Santoso mengatakan bahwa sopir kontainer, Warsito Jati, sempat mendengar suara bus mengerem.
Editor : Admin













