Health

Diet Food Combining dan Aturan Makannya

×

Diet Food Combining dan Aturan Makannya

Share this article

KORDANEWS -Istilah food combining semakin ramai dibicarakan. Pola makan ini diyakini sebagai cara diet yang efektif dan menyehatkan. Lantas, seperti apa sebenarnya pola makan food combining? Apakah cara ini benar-benar baik untuk kesehatan tubuh?

Apa itu food combining?
Food combining adalah pola makan yang bertujuan untuk membantu melancarkan pencernaan dengan mengombinasikan dua atau lebih zat gizi makanan yang tepat.

Aturan ini berdasarkan teori bahwa sistem pencernaan akan mencerna jenis makanan yang berbeda dengan kecepatan dan waktu yang berbeda.

Maka dari itu, Anda membutuhkan kombinasi dua jenis nutrisi yang sesuai agar tidak menyebabkan efek yang negatif terhadap pencernaan.

Meski baru terdengar belakangan ini, ternyata diet food combining sudah ditemukan sejak zaman kuno.

Awalnya, pola makan ini dilakukan sebagai pengobatan Ayuverda di India untuk mengatasi gangguan pencernaan.

Kemudian, pola makan ini kembali dikembangkan oleh dokter William Howard Hay pada tahun 1920-an dan dikenal dengan nama Hay Diet.

Aturan pola makan food combining
Setiap penggiat pola makan ini memiliki aturan yang berbeda-beda mengenai jenis makanan apa saja yang dikombinasikan.

Namun secara umum, prinsip utama dari food combining yaitu sebagai berikut.

Tidak mengombinasikan karbohidrat dan protein.
Tidak menggabungkan karbohidrat dengan makanan yang asam.
Sayur dan buah tidak dikonsumsi pada saat bersamaan.
Protein tidak boleh digabungkan dengan protein lainnya.
Mengonsumsi produk susu dan buah hanya saat perut kosong.
Sebagai contoh, food combining tidak menyarankan kombinasi daging dan kentang untuk dimakan secara bersamaan.

Keduanya membutuhkan enzim dan waktu yang berbeda agar bisa dicerna tubuh.

Kentang yang mengandung karbohidrat lebih cepat dicerna daripada daging berprotein yang membutuhkan waktu dan energi lebih banyak.

Selain itu, protein membutuhkan kondisi asam agar bisa dicerna, sedangkan karbohidrat membutuhkan kondisi basa.

Konsumsi keduanya secara bersamaan bisa menghambat proses pencernaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *