Health

Diet Food Combining dan Aturan Makannya

×

Diet Food Combining dan Aturan Makannya

Share this article

Idealnya, sumber protein (daging ayam, telur, atau ikan) dikombinasikan dengan sayuran hijau (brokoli, kangkung, atau bayam).

Pilihan lainnya yaitu kombinasi sumber karbohidrat, seperti kentang atau nasi, dan sayuran hijau.

Apakah pola makan ini benar-benar menyehatkan?
Sekilas, mengombinasikan makanan yang tepat bisa menjadi cara yang baik untuk menjaga pola makan sehat.

Meski demikian, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keunggulan pola makan ini bila dibandingkan dengan metode diet lainnya.

Bila Anda ingin menurunkan berat badan, food combining mungkin bukanlah cara yang efektif. Metode diet ini tidak lebih baik dibandingkan dengan diet defisit kalori.

Salah satu penelitian dalam jurnal Sanitas menguji dampak diet kombinasi makanan untuk penurunan berat badan.

Penelitian tersebut membagi dua kelompok peserta, yakni kelompok program diet rendah kalori dan kelompok yang menjalani food combining.

Setelah 3 minggu, hasilnya kedua kelompok mengalami penurunan berat badan. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan di antara kedua cara diet yang diterapkan.

Selain itu, terdapat risiko kekurangan asupan zat gizi penting saat menjalani food combining.

Di samping itu, kerja sistem pencernaan manusia sangatlah kompleks.

Terlepas dari kombinasi makanan yang Anda konsumsi, saluran pencernaan akan tetap bekerja untuk menyerap semua makronutrien yang terkandung dalam makanan.

Jadi, sebaiknya pilih program diet defisit kalori dengan gizi seimbang untuk menurunkan berat badan.

Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan strategi dan perencanaan menu diet yang sesuai kondisi tubuh.

Editor.tomkeb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *