“Disini lebih murah daripada di pasar, harga beras itu tidak boleh tinggi, karena makanan pokok, kalau terlalu tinggi kasihan masyarakat, oleh sebab itu kami berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar,” imbuhnya.
Selain itu pula, Cik Ujang memastikan untuk stok sembako dan bahan pangan lainnya di Provinsi Sumsel dalam kondisi aman terjaga.
“Kami meminta dinas terkait dan mitra lainnya untuk terus memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran, karena ini adalah tugas bersama dalam menekan lajunya inflasi.Semoga dengan ini, masyarakat mendapatkan bahan pokok, khususnya beras, dengan harga terjangkau dan pasokan yang cukup,” tandasnya.
Untuk diketahui, Gerakan pasar murah ini juga melibatkan Kios Pangan “Toko Kepo”, Perum BULOG, Distributor, Pasar Tani, UMKM, Kelompok Wanita Tani, Ternak dan Pelaku Usaha Pangan Lainnya.
Usai memantau pasar murah ini H Cik Ujang memantau kebutuhan pokok di pasar Km 5 serta pasar Lemabang Palembang dengan didampingi Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel Ir Ruzuan Efendi Plt Kadis Perdagangan Henny Yulianti dan Kepala OPD terkait lainnya.













