“Kita perlu mengambil antisipasi dalam penyerapan harga gabah di tingkat petani, Pada musim panen ini target penyerapan sesuai dengan potensi produksi padi yang ada dapat semua terserap, tujuannya adalah ingin menyerap dengan harga 6,500 serta Kita akan mendukung Bulog untuk menyerap dari potensi produksi padi yang dihasilkan,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian TPH Sumsel, Bambang Pramono menyampaikan hasil survei pihaknya harga gabah di tingkat petani pada bulan Januari-Februari 2025 di kisaran harga Rp 5.100,- hingga Rp 6.500,-/ kg.
Sedangkan untuk jumlah perusahaan penggilingan padi di Sumsel sebanyak 274 penggilingan.
“Potensi produksi padi GKG di Sumsel di bulan Februari – Maret 2025 sebesar 784.206 ton atau setara dengan 450.370 ton beras lalu Target penyerapan beras BULOG Wilayah Sumatera Selatan bulan Januari-April 2025 adalah sebesar 161.000 ton,” katanya.
Sementara itu, dari Perum Bulog Sumsel Babel Elis Nurhayati mengatakan pengadaan gabah dan beras dalam negeri tahun 2025 dilaksanakan dalam bentuk, Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500,- dan beras di gudang Bulog sebesar Rp. 12.000/kg.
“Bulog melakukan pembelian dalam bentuk GKP diolah menjadi beras di SPP/mitra Maklon sesuai SPP serta mengharapkan pada para petani untuk lebih meningkatkan kualitas hasil beras sehingga tidak ada lagi hama jerami dan kotoran,” katanya.













