“Kami mengingatkan agar seluruh juru kemudi tidak melakukan manuver berbahaya atau kebut-kebutan demi keselamatan penumpang dan pengguna perairan lainnya,” paparnya.
“Selain itu, kami juga meminta agar setiap speedboat menyediakan alat keselamatan seperti pelampung atau ban,” tegas Ipda Agus Akbar.
Diketahui, saat ini terdapat 29 unit speedboat yang beroperasi di sepanjang aliran sungai.
Aliran sungai ini melintasi Pasar Indralaya, Jembatan Pasar Indralaya, Desa Sakatiga, Desa Tanjung Sejaro, Lubuk Sakti, dan Desa Tebing Gerinting.
Polsek Indralaya memastikan bahwa pemantauan terhadap aktivitas wisata air ini akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang menikmati wisata air ini agar selalu memprioritaskan keselamatan. Jika ada hal mencurigakan atau keadaan darurat, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat,” pungkasnya.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan aktivitas wisata air dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama libur Idul Fitri.(jml)
Editor : Surya S













