KORDANEWS – Duka menyelimuti Pondok Pesantren Al-Umar di Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir. Seorang santri bernama M. Riski Padilah (12) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di bekas galian tanah proyek tol yang berlokasi di Desa Talang Seleman.
Peristiwa tragis ini terjadi saat korban mengikuti kegiatan pramuka bersama teman-temannya. Berdasarkan keterangan saksi, Riski diduga tenggelam saat berenang di galian tanah yang telah lama tidak beroperasi dan dipenuhi air.
Jenazah korban ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi mengenaskan, tubuh membengkak dan kulit terkelupas. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar serta pihak pondok pesantren.
Orang tua korban memutuskan untuk tidak melakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan resmi yang menyatakan tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari.
Menindaklanjuti kejadian ini, jajaran Polsek Tanjung Batu pada Minggu (13/04/2025) langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman informasi.
Kapolsek Tanjung Batu, Iptu Syaparudin Akso, memimpin langsung proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian juga mengumpulkan bukti dan memeriksa sejumlah saksi yang terakhir terlihat bersama korban.













