KORDANEWS – Kelengkeng, buah tropis yang populer dengan rasa manis dan tekstur kenyalnya, ternyata menyimpan kekayaan varietas dengan karakteristik yang unik. Lebih dari sekadar camilan lezat, berbagai jenis kelengkeng menawarkan keunggulan masing-masing, mulai dari kemampuan berbuah cepat, ukuran jumbo, hingga aroma yang tak lazim.
Berikut adalah beberapa jenis kelengkeng populer yang patut untuk dikenal:
Kelengkeng Pingpong: Sesuai namanya, varietas ini menghasilkan buah berukuran besar menyerupai bola pingpong. Daging buahnya tebal, berwarna putih bening, dengan rasa manis yang menyegarkan. Meskipun bijinya relatif besar, kelengkeng pingpong unggul dalam kemampuannya berbuah sepanjang tahun dan adaptif terhadap dataran rendah.
Kelengkeng Hawai (Matalada): Dikenal juga sebagai Matalada, kelengkeng ini menghasilkan buah berukuran sedang hingga besar (sekitar 40-50 gram per buah) dengan ciri khas biji yang kecil menyerupai lada. Daging buahnya tebal, manis, dan legit, dibalut kulit berwarna cokelat muda. Popularitasnya didukung oleh kemampuannya berbuah dengan cepat, biasanya dalam 1-2 tahun setelah penanaman, serta cocok ditanam di dataran rendah.
Kelengkeng Kristal (New Crystal): Varietas ini menjadi primadona karena tampilan daging buahnya yang bening seperti kristal dan rasa yang sangat manis, mencapai 21 skala Brix. Ukuran buahnya besar, dengan diameter hingga 3 sentimeter. Daging buahnya tebal, renyah, dan sangat produktif, mampu menghasilkan 75-150 kilogram per pohon. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya berbuah di luar musim.
Kelengkeng Itoh: Kelengkeng Itoh memiliki ukuran buah sedang (sekitar 1,5 sentimeter) dengan rasa manis dan segar. Varietas ini lebih ideal untuk ditanam di dataran tinggi. Meskipun umumnya berbuah sesuai musim, dengan perlakuan khusus, kelengkeng Itoh dapat berbuah di luar musim dan memiliki harga jual yang relatif tinggi karena kualitas dan keunikan rasanya.













