Health

10 Tanda Awal Kemandulan pada Pria yang Wajib Diketahui

×

10 Tanda Awal Kemandulan pada Pria yang Wajib Diketahui

Share this article

6. Anosmia (Kehilangan Kemampuan Mencium Bau)
Kehilangan kemampuan mencium bau atau anosmia ternyata juga bisa menjadi ciri pria mandul. Kondisi ini bisa berkaitan dengan sindrom Kallmann, yaitu gangguan kesehatan yang memengaruhi produksi hormon seksual dan dapat berujung pada kemandulan. Selain anosmia, sindrom Kallmann juga sering menyebabkan mikropenis (penis berukuran kecil).

7. Infeksi Saluran Kemih Berulang
Pria yang sering mengalami infeksi saluran kemih (ISK) perlu memeriksakan testisnya. Sel darah putih yang melawan infeksi menghasilkan spesies oksigen reaktif (ROS) yang dapat merusak kualitas sperma. Akibatnya, sperma akan sulit membuahi sel telur, sehingga peluang kehamilan berkurang.

8. Kesulitan Menambah Massa Otot
Salah satu fungsi testosteron bagi pria adalah membantu pembentukan massa otot. Jika pria mengalami kesulitan menambah massa otot meskipun sudah rajin olahraga dan menjaga pola makan, ini bisa menjadi indikasi rendahnya testosteron. Namun, tes kesuburan perlu dilakukan untuk memastikan apakah kondisi ini terkait dengan kadar testosteron yang rendah.

9. Gangguan Ejakulasi
Ejakulasi retrograde adalah salah satu gangguan ejakulasi yang bisa menjadi tanda pria mandul. Dalam kondisi ini, air mani saat ejakulasi justru masuk ke kandung kemih, bukan keluar dari penis. Hal ini menyebabkan sedikit atau tidak ada sperma yang keluar, sehingga peluang kehamilan menurun.

10. Penurunan Nafsu Berhubungan Intim
Penurunan nafsu berhubungan intim tanpa alasan yang jelas bisa menjadi tanda pria mandul. Hal ini karena testosteron berperan dalam meningkatkan gairah seksual pria, dan penurunannya kerap berhubungan dengan gangguan reproduksi. Disfungsi ereksi atau gangguan ejakulasi juga bisa memengaruhi rasa percaya diri pria, membuatnya enggan berhubungan intim.

Penting untuk diingat bahwa beberapa gejala di atas juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan lain. Oleh karena itu, jika Anda atau pasangan mengalami salah satu atau beberapa ciri ini, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan perawatan yang sesuai.

Editor : Queen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *