Lebih lanjut, Iptu Nugrah menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terlebih di era digital seperti sekarang. Narasi menyesatkan, apalagi yang berkaitan dengan isu kriminalitas, dapat memicu kepanikan publik dan mengganggu kondusivitas wilayah.
“Kami minta masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Jangan mudah percaya pada kabar yang belum dikonfirmasi. Selalu cek kebenaran melalui kanal resmi atau langsung ke pihak berwenang,” imbau Kapolsek.
Pihak kepolisian juga telah meminta bantuan pemerintah desa serta keluarga korban untuk meluruskan kabar yang telanjur menyebar, demi menjaga ketenangan warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tidak semua yang viral mencerminkan kebenaran. Klarifikasi dari aparat penegak hukum bukan hanya penting, tapi juga esensial untuk menjaga rasa aman dan kepercayaan masyarakat.(jml)
Editor : Surya S













