KORDANEWS – Aksi premanisme yang meresahkan para pengguna jalan kembali mencuat di wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Meski razia rutin telah digelar oleh pihak kepolisian, belum terlihat adanya efek jera bagi para pelaku. Kali ini, laporan dari para supir truk dan pengguna kendaraan pribadi mengarahkan Tim Patroli Prentis Presisi ke lokasi rawan di kawasan Nila Kandi.
Pada Jumat, 30 Mei 2025 pukul 16.30 WIB, Tim Patroli Prentis Presisi yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjagwali Sat Samapta Polres Ogan Ilir, Aipda Beni Harmoko, segera bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Setibanya di lokasi, tim berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku premanisme yang tengah beraksi.
Ketiga orang yang diamankan adalah Muhamad Aldo (15), Muhammad Aldi (15), dan Muhammad Arif (31), yang seluruhnya merupakan warga Talang Nangka dan sekitarnya. Dua dari pelaku yang masih di bawah umur tercatat sebagai buruh harian, sementara satu lainnya berprofesi sebagai pedagang. Ketiganya langsung dibawa ke Mapolres Ogan Ilir untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Ini adalah bentuk respons cepat kami terhadap keresahan masyarakat. Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme di wilayah hukum Polres Ogan Ilir,” tegas Aipda Beni Harmoko kepada awak media.
Fenomena premanisme di jalanan memang bukan hal baru, namun kian menjadi momok ketika melibatkan pelaku usia remaja. Banyak pengguna jalan mengaku merasa tidak aman melintasi titik-titik tertentu, terutama pada jam-jam rawan. Menurut seorang supir truk yang enggan disebut namanya, aksi intimidasi oleh preman kerap kali disertai pemalakan.











