Dalam dunia kerja informal, satu kecelakaan bisa berarti kehilangan mata pencaharian, bahkan masa depan keluarga. Itulah mengapa keputusan ini dinilai sebagai langkah progresif dan humanis, menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan.
Dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya menghapus kesenjangan perlindungan sosial yang selama ini dialami oleh pekerja informal.
“Jangan lagi ada cerita, karena tak mampu bayar premi, mereka kehilangan hak atas keselamatan kerja. Sudah saatnya mereka mendapat perlindungan yang layak,” pungkas Gubernur Deru.
Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain di Indonesia untuk memperluas jangkauan perlindungan sosial hingga ke akar rumput. Satu keputusan yang menyentuh kehidupan banyak orang , memberikan rasa aman, menumbuhkan martabat, dan menjaga harapan keluarga-keluarga pengrajin besi di Sumsel tetap menyala seperti bara api di atas landasan besi mereka.(jml)
Editor : Surya S













