Health

Mengenal Jaringan Parut pada Kulit: Jenis, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

×

Mengenal Jaringan Parut pada Kulit: Jenis, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Share this article

Gel Silikon: Terbukti efektif menghidrasi lapisan kulit terluar (stratum korneum), gel silikon dapat mengatasi perkembangan jaringan parut hipertrofik dan bekas luka operasi, termasuk luka operasi caesar.

Pembedahan: Dokter dapat melakukan operasi perbaikan untuk mengangkat jaringan parut, biasanya setahun setelah luka terbentuk. Namun, penting untuk diketahui bahwa ada risiko keloid muncul kembali setelah pembedahan.

Suntikan: Suntikan kortikosteroid efektif untuk mengatasi keloid dan jaringan parut hipertrofik. Kortikosteroid bekerja dengan mengurangi pembentukan kolagen berlebih dan menghambat peradangan luka.

Laser: Terapi laser dengan gelombang tertentu dapat digunakan untuk memudarkan jaringan parut. Prosedur ini bertujuan mengontrol kolagen pada luka, sehingga bekas luka menjadi lebih tidak kentara.

Dermabrasi: Prosedur ini menggunakan berlian atau sikat kawat halus untuk meratakan permukaan kulit dengan bekas luka. Dermabrasi memicu timbulnya lapisan kulit baru, membuat kulit tampak lebih mulus.

Krioterapi: Melibatkan penggunaan suhu dingin dari nitrogen cair pada jaringan parut. Suhu dingin ini menyebabkan sel-sel abnormal mati, sehingga pertumbuhan jaringan kulit tetap terkendali.

Selalu konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan jaringan parut yang tepat. Mencoba-coba pengobatan sendiri justru berisiko menimbulkan luka baru atau memperburuk kondisi.

Editor : lou

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *