KORDANEWS – Gerakan kayang adalah salah satu pose yoga atau senam lantai yang melibatkan kelenturan tulang belakang yang signifikan. Pose ini, juga dikenal sebagai “Wheel Pose” (Chakrasana) dalam yoga, mengharuskan tubuh membentuk lengkungan ke belakang menyerupai jembatan atau roda. Meskipun terlihat menantang, dengan latihan yang tepat, kayang bisa dilakukan oleh banyak orang dan menawarkan beragam manfaat.
Manfaat Gerakan Kayang
Melakukan gerakan kayang secara teratur dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, antara lain:
Meningkatkan Fleksibilitas Tulang Belakang: Ini adalah manfaat paling utama. Kayang meregangkan seluruh tulang belakang, dari leher hingga tulang ekor, membuatnya lebih lentur dan sehat.
Menguatkan Otot Tubuh: Gerakan ini secara aktif melatih dan menguatkan otot-otot inti (perut dan punggung), lengan, bahu, dan paha.
Membuka Dada dan Bahu: Kayang sangat efektif untuk membuka area dada dan bahu yang seringkali kaku akibat postur membungkuk sehari-hari. Ini juga membantu meningkatkan kapasitas paru-paru.
Meningkatkan Sirkulasi Darah: Pose inversion (kepala lebih rendah dari jantung) seperti kayang dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan organ-organ atas tubuh.
Meredakan Stres dan Kecemasan: Seperti banyak pose yoga, kayang dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi stres, dan meningkatkan mood.
Meningkatkan Energi: Dengan membuka dada dan meregangkan tubuh, kayang dapat memberikan dorongan energi dan vitalitas.
Memperbaiki Postur Tubuh: Dengan menguatkan otot punggung dan meregangkan dada, kayang membantu memperbaiki postur tubuh yang buruk.
Cara Melakukan Gerakan Kayang
Melakukan kayang membutuhkan pemanasan yang cukup dan dilakukan secara bertahap, terutama bagi pemula. Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk melakukan gerakan kayang:
Pemanasan (Penting!): Jangan pernah melakukan kayang tanpa pemanasan yang cukup. Lakukan peregangan ringan untuk seluruh tubuh, terutama punggung, bahu, dan pinggul. Contoh pemanasan: cat-cow pose, peregangan punggung bawah, dan putaran bahu.
Posisi Awal:
Berbaring telentang di atas matras yoga atau permukaan yang empuk.
Tekuk lutut Anda dan letakkan telapak kaki di lantai, dekat dengan bokong. Pastikan jarak antara kedua kaki selebar pinggul.
Angkat kedua tangan dan tekuk siku Anda. Letakkan telapak tangan di samping telinga dengan jari-jari mengarah ke bahu, siku menghadap ke atas.
Mengangkat Tubuh:
Tarik napas dalam-dalam.
Tekan telapak kaki dan telapak tangan Anda ke lantai.













