Health

Manfaat Biji Matahari

×

Manfaat Biji Matahari

Share this article

Menjaga Kesehatan Kulit: Vitamin E penting untuk menjaga kelembapan kulit, melindunginya dari sinar UV, dan mempercepat penyembuhan luka. Asam lemak omega-6 juga baik untuk fungsi dan penampilan kulit.

Meningkatkan Energi: Kandungan protein, vitamin B1, dan selenium membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi dan meningkatkan aliran darah serta oksigen ke seluruh tubuh.

Mengurangi Peradangan: Berkat kandungan antiinflamasi seperti vitamin E dan flavonoid, biji bunga matahari dapat membantu mengurangi peradangan kronis di tubuh.

Mendukung Fungsi Tiroid: Selenium dalam biji bunga matahari penting untuk fungsi kelenjar tiroid yang optimal, yang mengatur suhu tubuh, detak jantung, dan metabolisme.

Cara Mengonsumsi Biji Bunga Matahari
Biji bunga matahari bisa dinikmati dengan berbagai cara:

Sebagai Camilan: Konsumsi langsung sebagai camilan sehat, baik yang sudah dikupas (kernel) atau yang masih dengan kulitnya (kuaci).

Tambahan untuk Sarapan: Taburkan di atas oatmeal, yogurt, sereal, atau smoothie.

Topping Salad: Berikan tekstur renyah pada salad, baik salad dingin maupun hangat.

Bahan Roti dan Kue: Tambahkan ke adonan roti, muffin, atau kue untuk nutrisi dan tekstur.

Alternatif Selai Kacang: Bisa diolah menjadi selai biji bunga matahari sebagai alternatif bagi penderita alergi kacang.

Pesto: Gunakan sebagai pengganti kacang pinus dalam resep pesto.

Lapisan Protein: Biji bunga matahari yang dihancurkan bisa jadi lapisan untuk ikan (salmon), ayam, atau tahu/tempe.

Penting: Jika membeli yang masih berkulit, pastikan untuk membuang kulitnya dan hanya mengonsumsi bijinya. Kulit biji yang keras sulit dicerna dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

Perhatian: Jangan Berlebihan!
Meskipun biji bunga matahari sangat bermanfaat, konsumsi berlebihan bisa menimbulkan efek samping:

Peningkatan Berat Badan: Biji bunga matahari tinggi kalori. Konsumsi lebih dari ¼ cangkir atau sekitar 30 gram per hari bisa menambah asupan kalori secara signifikan.

Kelebihan Natrium: Biji bunga matahari yang diasinkan (kuaci) mengandung natrium tinggi. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kelebihan Fosfor dan Selenium: Meskipun penting, asupan berlebih kedua mineral ini bisa berbahaya. Kelebihan fosfor bisa menyebabkan pengapuran jaringan dan kerusakan ginjal, sementara kelebihan selenium bisa menyebabkan rambut dan kuku rapuh, ruam kulit, bahkan kelelahan.

Masalah Pencernaan: Konsumsi berlebihan (terutama jika kulitnya tertelan) bisa menyebabkan sembelit atau gangguan pencernaan lainnya karena kandungan seratnya yang tinggi.

Kerusakan Gigi: Membuka kuaci dengan gigi secara terus-menerus bisa merusak gigi.

Rekomendasi umum adalah membatasi konsumsi biji bunga matahari sekitar 30 gram (seperempat cangkir) per hari untuk mendapatkan manfaatnya tanpa risiko efek samping.

Editor :eva

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *