Hal senada diungkapkan oleh Jefri Simanjuntak, diaspora yang telah tinggal 10 tahun di Prancis. Ia mengaku bangga bisa bersalaman langsung dengan Presiden. “Saya sangat bangga soalnya hal yang pertama kali Pak Prabowo lakukan langsung menjawab saya dengan kata horas. Jadi saya sebagai orang Batak, saya sangat bangga dan terapresiasi,” ungkap Jefri.
Jefri juga menyuarakan harapannya agar kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis dapat memperkuat kerja sama antara kedua negara. “Saya mengharapkan lebih banyak lagi kerja sama bilateral antarnegara Indonesia-Prancis. Karena kita merasa Prancis juga memiliki potensi sebagai negara yang dapat membangun negara Indonesia,” tambahnya.
Suasana penyambutan yang hangat dan penuh keakraban ini menjadi makna tersendiri sebagai bentuk rasa persatuan dan cinta Tanah Air dari warga Indonesia yang berada di luar negeri, khususnya di Prancis. Ini menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara diaspora dengan tanah kelahiran, meski terpisah jarak dan waktu.













