Meningkatkan Inklusi Keuangan: Masyarakat bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir, serta mendukung pendistribusian barang dan perputaran ekonomi desa melalui fasilitas pinjaman super mikro.
Modernisasi Manajemen Sistem Perkoperasian: Membangun koperasi yang dikelola secara modern dan terintegrasi, dengan desa sebagai ujung tombak.
Kolaborasi Lintas Sektor
Peresmian ini merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lintas sektor, dengan kehadiran sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Hadir pula Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua DPR Puan Maharani, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dan para kepala desa se-Jawa Tengah.
Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan, seluruh Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi, membentuk pusat-pusat ekonomi baru yang tumbuh dari potensi lokal. Dalam jangka tiga hingga empat tahun, desa-desa ini diharapkan akan menjadi klaster ekonomi mandiri, memacu pertumbuhan dan lapangan kerja di akar rumput.
Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan komitmen untuk menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatan, memposisikan desa sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
Editor : wick













