KORDANEWS – Semifinal Piala AFF U-23 2025 mempertemukan dua raksasa sepak bola Asia Tenggara: Timnas Indonesia U-23 dan Thailand U-23. Pertemuan ini selalu menyajikan drama dan tensi tinggi, mengingat rivalitas panjang kedua negara di berbagai level usia. Pertanyaan besar yang mengemuka adalah, seberapa besar peluang Indonesia mengalahkan Thailand di laga krusial ini?
Performa Timnas Indonesia U-23: Solid di Belakang, PR di Depan
Timnas Indonesia U-23 melaju ke semifinal dengan status juara Grup A, mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun. Ini menunjukkan lini pertahanan Indonesia U-23 yang sangat solid di bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg. Kemenangan telak 8-0 atas Brunei Darussalam menjadi bukti potensi ofensif, namun hasil imbang 0-0 melawan Malaysia dan kemenangan tipis 1-0 atas Filipina menyisakan catatan.
Beberapa poin penting mengenai kekuatan Indonesia U-23:
Pertahanan Kokoh: Belum kebobolan di fase grup adalah catatan impresif yang patut diacungi jempol.
Penguasaan Bola Dominan: Indonesia U-23 rata-rata menguasai bola 72,1%, jauh di atas Thailand (54,4%), menunjukkan kemampuan mengontrol permainan.
Produktivitas Tembakan Tinggi: Melepaskan 56 tembakan dengan 24 di antaranya tepat sasaran, mengindikasikan banyak peluang tercipta.
Kehilangan Arkhan Fikri: Absennya gelandang kunci Arkhan Fikri karena cedera menjadi pukulan telak. Arkhan dikenal sebagai otak serangan yang pintar mencari ruang.
Penyelesaian Akhir: Meski banyak peluang, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Mengintip Kekuatan Thailand U-23: Efisien dan Terorganisir
Thailand U-23 juga melangkah ke semifinal dengan catatan tak terkalahkan di Grup C, meraih satu kemenangan (4-0 vs Timor Leste) dan satu hasil imbang (0-0 vs Myanmar), serta juga belum kebobolan. Tim Gajah Perang dikenal dengan permainan yang efisien, tenang, dan sangat terorganisir.
Aspek kekuatan Thailand U-23:
Pertahanan Disiplin: Sama seperti Indonesia, Thailand juga mencatatkan clean sheet di fase grup, menunjukkan soliditas lini belakang.
Mental Kuat: Thailand memiliki reputasi mental yang kuat di turnamen regional, baik di level kelompok umur maupun senior.
Pelatih Thawatchai Dumrong-ongtrakul: Pelatih Thailand ini menekankan pentingnya bermain di bawah tekanan dan mengasah mental pemain muda.













