Bisikan Persahabatan dan Pelukan Erat
Di sepanjang lorong Istana Merdeka, pasukan jajar kehormatan berdiri tegak, memberikan penghormatan kepada tamu negara sahabat. Sesaat sebelum menaiki kendaraan, kedua pemimpin kembali berbincang sejenak. Bahkan, terlihat momen di mana keduanya saling berbisik, seolah berbagi pesan rahasia yang semakin mempertegas kedekatan hubungan pribadi mereka.
Perpisahan pun ditutup dengan jabat tangan erat dan pelukan bersahabat, mencerminkan persaudaraan yang kental antara dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. Momen ini menjadi simbol kuat bahwa fondasi hubungan kedua negara dibangun tidak hanya di atas dasar kerjasama politik dan ekonomi, tetapi juga didukung oleh ikatan personal yang tulus antara para pemimpinnya.
Usai mengantar PM Anwar, Presiden Prabowo tampak melanjutkan perbincangan dan diskusi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang turut hadir mendampingi selama pertemuan penting tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menghasilkan kesepakatan diplomatik, tetapi juga mengukir jejak persahabatan yang mendalam antara dua pemimpin negara tetangga.
Editor :sixs













