KORDANEWS -Memasuki fase MPASI (Makanan Pendamping ASI), banyak orang tua mulai bertanya-tanya tentang jenis minuman yang aman dan sehat untuk si kecil. Selain ASI atau susu formula yang tetap menjadi nutrisi utama, ada beberapa pilihan minuman pendamping yang bisa diperkenalkan secara bertahap. Namun, ingat, air putih adalah minuman terpenting setelah ASI/susu formula untuk bayi yang baru memulai MPASI.
Prioritas Utama: ASI atau Susu Formula & Air Putih
Pada usia 6-12 bulan, ASI atau susu formula tetap menjadi sumber nutrisi utama. Air putih baru boleh diperkenalkan dalam jumlah sangat sedikit setelah bayi berusia 6 bulan dan sudah mulai makan makanan padat.
ASI/Susu Formula: Pastikan bayi mendapatkan cukup ASI atau susu formula sesuai kebutuhannya. Ini adalah sumber hidrasi dan nutrisi paling lengkap.
Air Putih:
Kapan: Mulai berikan air putih dalam jumlah sangat kecil (sekitar 30-60 ml per hari) saat bayi sudah aktif makan MPASI, biasanya sekitar usia 6 bulan.
Cara Memberikan: Gunakan sendok kecil, sippy cup, atau open cup khusus bayi untuk melatih keterampilan minum mereka.
Fungsi: Membantu pencernaan makanan padat dan mencegah sembelit. Jangan berlebihan karena bisa membuat bayi kenyang dan mengurangi asupan ASI/susu formula.
Minuman Lain yang Boleh Dikenalkan (dengan Batasan)
Setelah bayi terbiasa dengan air putih dan MPASI, beberapa pilihan minuman lain bisa diperkenalkan secara sangat terbatas dan hati-hati:
Jus Buah Murni (Sangat Terbatas)
Kapan: Sebaiknya ditunda hingga usia minimal 12 bulan atau lebih. Jika diberikan pun, hanya sesekali dan dalam jumlah sangat kecil.
Jenis: Pilih jus buah murni 100% tanpa tambahan gula, pemanis buatan, atau pengawet. Buat sendiri dari buah segar yang dihaluskan atau disaring.
Risiko: Jus buah mengandung gula alami yang tinggi (fruktosa) dan kurang serat dibandingkan buah utuh. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan:
Gigi berlubang.
Penambahan berat badan berlebih.
Diare atau masalah pencernaan lain.
Membuat bayi kenyang sehingga mengurangi asupan ASI/susu formula dan makanan padat bernutrisi.
Rekomendasi: Akan jauh lebih baik jika bayi mengonsumsi buah utuh yang dihaluskan atau dipotong kecil-kecil, karena seratnya tetap terjaga dan lebih mengenyangkan.
Kaldu Benih/Kuah Kaldu Bening (Sebagai Pelengkap Makanan)













