Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Direktur RSUD Ogan Ilir, dr. Zulfitri, memberikan klarifikasi. Ia membantah adanya kekosongan obat secara menyeluruh dan menegaskan bahwa ketersediaan obat di rumah sakit masih dalam kondisi terpenuhi.
“Untuk ketersediaan obat di RSUD terpenuhi. Untuk Rontgen memang sempat rusak, sekarang sudah bisa operasi,” kata dr. Zulfitri saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.
Meski demikian, perbedaan antara pernyataan pihak rumah sakit dan pengalaman sejumlah pasien menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan layanan publik di institusi kesehatan tersebut.
Publik pun berharap adanya perbaikan layanan secara menyeluruh, terutama dalam hal ketersediaan obat dan kesiapan alat medis, mengingat RSUD Ogan Ilir merupakan rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.(jml)
Editor : Surya S













