KORDANEWS – Orang tua mana yang tidak senang melihat anaknya lahap makan atau minum? Sering kali, sirup menjadi pilihan instan untuk membuat minuman atau makanan terasa lebih manis dan menarik bagi si kecil. Namun, di balik rasa manis dan warnanya yang cerah, sirup menyimpan berbagai bahaya yang mengancam kesehatan anak, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
1. Merusak Gigi dan Memicu Obesitas
Sirup manis adalah musuh utama kesehatan gigi. Kandungan gulanya yang tinggi menjadi pemicu utama gigi berlubang, karena gula adalah makanan favorit bakteri di mulut. Bakteri ini menghasilkan asam yang mengikis email gigi, menyebabkan kerusakan permanen. Selain itu, sirup juga tinggi kalori namun minim nutrisi. Kebiasaan minum sirup manis bisa membuat anak kelebihan berat badan hingga obesitas, yang merupakan pintu gerbang menuju berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung di masa depan.
2. Diabetes Tipe 2 dan Gangguan Pencernaan
Konsumsi gula berlebih secara terus-menerus bisa menyebabkan tubuh anak tidak lagi peka terhadap insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah. Kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin, yang menjadi cikal bakal diabetes tipe 2. Penyakit ini, yang dulunya hanya menyerang orang dewasa, kini semakin banyak ditemukan pada anak-anak. Pemanis buatan dan sirup jagung fruktosa tinggi dalam sirup juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus, menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung atau diare.











