Sumsel

Basmi Hama Tikus, Petani Ogan Ilir Manfaatkan Burung Hantu Tyto alba

×

Basmi Hama Tikus, Petani Ogan Ilir Manfaatkan Burung Hantu Tyto alba

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Burung hantu Tyto alba atau yang kerap disebut burung serak jawa menjadi senjata alami dalam mengendalikan populasi hama tikus di lahan pertanian. Predator ini dikenal efektif membasmi tikus tanpa merusak lingkungan sekaligus membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

Petugas Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PPEP POPT), Rizky Agandi, menjelaskan bahwa Tyto alba merupakan solusi ramah lingkungan yang patut dimaksimalkan oleh para petani.

“Burung hantu ini sangat efektif sebagai pengendali hama tikus. Sosialisasi kepada petani dilakukan melalui kegiatan Gerakan Pengendalian OPT Padi di Desa Meranjat III, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.

Untuk menjaga keberadaan burung hantu tetap lestari, Rizky menyarankan petani membangun rumah burung hantu (rubuha) di sekitar area persawahan. Upaya ini dapat dipadukan dengan metode lain seperti pemasangan perangkap dan penggunaan racun tikus guna mengoptimalkan hasil pengendalian.

Di lapangan, hamparan padi seluas 7 hektare berumur 30–80 hari setelah tanam (HST) dengan varietas IR 42 telah menjalani pengendalian hama tikus. Sebanyak 1 hektare di antaranya dikendalikan menggunakan rodentisida berbahan aktif brodifakum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *