Sedangkan di tingkat SMP dan SMA, pemeriksaan mencakup telinga, mata, gigi, kondisi jiwa, tekanan darah, tuberkulosis, diabetes melitus, kesehatan hati hingga kesehatan reproduksi.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dari hasil pemeriksaan ini. Bagi siswa yang ditemukan memiliki gangguan kesehatan, akan segera ditindaklanjuti oleh tim medis dari Dinas Kesehatan OKU,” kata Dedi Wijaya.
Program ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun, sebagai upaya preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak dini. Pemerintah Kabupaten OKU mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan kesehatan anak-anak, terutama dalam mengontrol waktu penggunaan gadget di rumah.(mb)
Editor : Surya S













