KORDANEWS – Kebakaran lahan kembali melanda Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (31/8/2025). Api mulai terlihat sejak pukul 11.30 WIB dan terus menjalar hingga sore hari. Lahan kering membuat api cepat membesar dan merambat ke kebun warga serta mendekati kawasan permukiman.
Tim Manggala Agni Daops Banyuasin bersama BPBD Ogan Ilir segera bergerak melalui jalur darat untuk melakukan pemadaman. Namun, kondisi lapangan yang sulit dijangkau membuat upaya tersebut membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Untuk mempercepat penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menurunkan Dua helikopter untuk melakukan water bombing di titik api yang sulit dijangkau.
Komandan Regu Manggala Agni Daops Banyuasin, Matjunani, menyebut kebakaran di Desa Rambutan bukanlah kejadian pertama. “Kebakaran di wilayah ini sudah berulang kali terjadi. Penyebab pastinya belum bisa dipastikan, apakah sengaja dibakar atau akibat kelalaian seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara tim darat dan udara menjadi kunci dalam menahan laju kebakaran agar tidak merambah ke permukiman. “Kami di darat terus membuat sekat bakar dan penyemprotan, sementara dua helikopter melakukan water bombing di area yang sulit dijangkau. Langkah ini cukup efektif untuk memperlambat pergerakan api,” kata Matjunani.
Meski demikian, titik panas masih terpantau di beberapa lokasi hingga pukul 15.00 WIB. Matjunani mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Lahan dalam kondisi kering, jadi sekecil apa pun percikan api bisa memicu kebakaran besar. Kami harap masyarakat tidak melakukan aktivitas yang bisa menimbulkan api,” tegasnya.













