Sementara itu, Kepala BPJN Sumsel Panji Krisna Wardana mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Herman Deru yang mampu menjembatani kesepakatan antara pemerintah pusat, daerah, dan asosiasi pertambangan. Ia menilai, kolaborasi semacam ini perlu terus diperkuat.
“Jalan dan jembatan sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai rencana dan ke depan seluruh pihak dapat terus berkolaborasi,” kata Panji.
Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel, Andi Aswara, menuturkan bahwa pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta membangun kembali jembatan yang merupakan aset negara. Ia menegaskan, kepedulian ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kontribusi sektor pertambangan.
“Jembatan ini ambruk saat dilalui kendaraan besar. Kami tidak menutup mata karena jalan ini juga digunakan oleh sektor pertambangan. Maka kami ambil peran aktif untuk membangunnya kembali,” jelas Andi.
Menurutnya, rekonstruksi ini sekaligus menjadi bukti bahwa dunia usaha dan pemerintah bisa berjalan beriringan dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.
Editor : Admin













