“Kami juga terus mendalami apakah ada provokator atau dalang di balik aksi ini, termasuk lewat media sosial,” tambah Johannes.
Sementara itu, Kombes Pol Yulian Perdana dari Ditresnarkoba menambahkan, dua pemuda berinisial ADH dan SA positif menggunakan sabu dan ganja saat konvoi, meski tidak terlibat dalam perusakan. Keduanya kini menjalani proses rehabilitasi bersama BNN Provinsi Sumsel.(mb)
Editor : Surya S













