KORDANEWS – Sebuah jembatan di Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengalami kerusakan serius. Kondisi jembatan sepanjang 6–7 meter dengan lebar sekitar 3–4 meter itu tampak miring akibat kerangka pipa besi penyangga yang patah karena korosi.
Jembatan tersebut menggunakan lantai dari plat besi dengan rangka pipa besi. Meski kondisinya rawan, kendaraan roda dua hingga mobil kecil masih nekat melintas. Tidak ada tanda resmi larangan penggunaan, hanya ranting pohon yang diletakkan di sisi jembatan sebagai peringatan darurat.
“Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir jembatan ini bisa ambruk sewaktu-waktu,” ujar Yudi, warga sekitar, Minggu (7/9). Ia berharap pemerintah memperbaiki jembatan itu secepatnya, bahkan menggantinya dengan konstruksi permanen dari beton.
Hal senada disampaikan Puji, istri Yudi. Menurutnya, jembatan itu penting karena menghubungkan jalur dari Simpang Brimob menuju Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Kampus D di Desa Tanjung Lubuk. “Mobilitas kendaraan di sini cukup tinggi, jadi sudah seharusnya dibangun permanen,” katanya.













