Health

Tempe Ramah bagi Penderita GERD: Protein Nabati yang Mudah Dicerna dan Aman jika Diolah dengan Benar

×

Tempe Ramah bagi Penderita GERD: Protein Nabati yang Mudah Dicerna dan Aman jika Diolah dengan Benar

Share this article

KORDANEWS – Tempe yang berasal dari fermentasi kedelai kembali mendapat sorotan untuk manfaatnya pada kesehatan pencernaan. Bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), tempe dianggap sebagai alternatif protein nabati yang lebih ramah dibandingkan daging berlemak atau makanan olahan berminyak.

Ringkasan: Tempe menawarkan sumber protein nabati yang mudah dicerna, rendah lemak jenuh, kaya serat, dan mengandung probiotik alami hasil fermentasi. Namun, manfaat tersebut akan maksimal bila tempe diolah dan dikonsumsi dengan cara yang tepat — hindari pengolahan berminyak, pedas, atau terlalu asam.

Mengapa Tempe Baik untuk Penderita GERD?

  1. Mudah dicerna: Tekstur tempe dan protein nabatinya cenderung lebih ringan dibandingkan daging merah sehingga tidak memperberat kerja lambung.
  2. Lemak lebih rendah: Kandungan lemak tempe umumnya lebih rendah daripada makanan berlemak tinggi yang sering memperlambat pengosongan lambung dan memicu refluks.
  3. Sumber probiotik alami: Proses fermentasi tempe menghadirkan mikroba yang membantu keseimbangan mikrobiota usus, yang berkontribusi pada kesehatan pencernaan.
  4. Kaya serat dan mikronutrien: Serat membantu melancarkan pencernaan, sementara vitamin B, kalsium, dan zat besi mendukung kebutuhan nutrisi harian.

Cara Mengolah Tempe yang Aman untuk Penderita GERD

  • Agar manfaat tempe dirasakan dan tidak memicu gejala, ikuti panduan pengolahan berikut:
  • Pilih metode masak rendah minyak: direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis ringan.
  • Hindari bumbu pedas dan terlalu asam: cabai, cuka kuat, dan saus sambal dapat memperburuk refluks.
  • Kurangi santan dan minyak kelapa: masakan berlemak tinggi sebaiknya diminimalkan.
  • Gunakan rempah ringan: kunyit, jahe dalam jumlah kecil, dan bawang putih secukupnya (jika tidak memicu gejala individu).

Perhatikan porsi: makan tempe dalam porsi sedang untuk menghindari kekenyangan yang memicu refluks.

Contoh Menu Tempe Ramah GERD

  • Tempe panggang madu (sedikit saja): tempe dipanggang tanpa banyak minyak, dilumuri sedikit saus berbasis madu dan kecap manis.
  • Tempe kukus dengan sayuran: tempe dikukus bersama wortel, brokoli, dan labu siam, diberi sedikit garam dan perasan jeruk nipis sangat ringan (uji toleransi terhadap asam).
  • Sup tempe dan sayuran: kuah bening dengan potongan tempe, kentang, dan sayuran hijau.

Perhatian dan Saran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *