Labu mengandung kalsium, fosfor, dan magnesium yang mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak. Nutrisi ini juga berperan dalam mendukung perkembangan motorik balita.
5. Menyediakan Energi Sehat
Karbohidrat kompleks pada labu dapat menjadi sumber energi yang stabil bagi balita. Energi ini penting untuk mendukung aktivitas fisik sehari-hari, seperti belajar merangkak, berjalan, hingga bermain.
6. Mendukung Perkembangan Otak
Labu mengandung asam folat, zat besi, dan vitamin B kompleks yang membantu perkembangan otak serta meningkatkan konsentrasi dan daya ingat balita.
7. Mudah Diolah dan Disukai Anak
Selain kaya gizi, labu memiliki rasa manis alami yang biasanya disukai anak-anak. Labu bisa diolah menjadi puree, bubur tim, puding, hingga camilan sehat.
Tips Memberikan Labu pada Balita
- Mulailah dengan puree labu kukus saat usia MPASI.
- Campurkan dengan sumber protein seperti ayam, ikan, atau tahu.
- Pastikan teksturnya sesuai dengan usia balita (dihaluskan untuk bayi kecil, potongan kecil untuk balita lebih besar).
- Hindari penambahan gula berlebihan saat mengolah labu.
Kesimpulan : Buah labu adalah pilihan makanan sehat, bergizi, dan aman untuk balita. Kandungan nutrisinya dapat mendukung tumbuh kembang, memperkuat imun, serta menjaga kesehatan pencernaan dan mata si kecil.













