Sebagai barang bukti, polisi menyita 109 dokumen penting mulai dari kontrak, progres pekerjaan, hingga dokumen pembayaran.
Kasus ini membuka kembali ironi lama: anggaran besar yang seharusnya membangun infrastruktur publik, malah dikorupsi demi kepentingan segelintir orang. (Ndik)
Editor : Surya S













