5. Hindari Daging dengan Cairan Berlebih
Daging yang meneteskan banyak cairan (berair) biasanya menandakan daging sudah lama disimpan di suhu dingin. Pilihlah daging yang tidak terlalu berair, karena itu menandakan kesegarannya masih terjaga.
6. Pilih Sesuai Jenis Masakan
Setiap bagian daging sapi punya tekstur berbeda. Misalnya, bagian has dalam cocok untuk steak karena empuk, sedangkan bagian sandung lamur pas untuk sup karena banyak jaringan lemak. Memilih bagian yang tepat membuat masakan lebih lezat.
7. Pastikan Kebersihan Tempat Penjual
Selain kondisi daging, perhatikan juga kebersihan tempat penjual. Pilih pedagang atau toko daging yang menjaga kebersihan pisau, talenan, dan wadah penyimpanan agar daging tetap higienis.
Kesimpulan
Memilih daging sapi segar sebenarnya mudah jika Anda tahu tanda-tandanya. Warna, aroma, tekstur, hingga kondisi lemak bisa menjadi panduan sederhana. Dengan daging yang segar, bukan hanya cita rasa masakan yang lebih enak, tetapi juga lebih aman bagi kesehatan.
Jadi, sudah tahu mau pilih daging bagian mana untuk masakan hari ini?











